BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ziarah ke Makam Jacob Nuwa Wea Menaker yang Low Profile

Keluarga KSPSI berziarah ke Makam Alm. Jacob Nuwawea dipimpin langsung Presiden KSPSI Andi Gani Nenawea

Karawang, SPKEPSPSI-KRW.ORG – Dalam rangka memperingati HUT Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) KE 53 dan Hari Pekerja Indonesia (HARPEKINDO) dimana telah dilaksanakan sejumlah kegiatan antara lain Tasyakuran di Pusdiklat KSPSI di Purwakarta Sabtu 21/2/2026 dan sebagai penutup adalah Ziarah ke Makam Alm. Jacob Nuwa Wea mantan Menaker 10 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004 di Pemakaman Sandiego Hill Karawang, Senin 23/2/2026.


Ziarah keluarga besar KSPSI yang dipimpin langsung oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nenawea, S.H., M.H., dihadiri Jajaran Pengurus DPP KSPSI antara lain Sekjend KSPSI DR. Hermanto Ahmad, R. Abdullah (Wapres I/Ketum FSP KEP SPSI), Roy Jinto Ferianto, SH (Wapres II /Ketum FSP TSK SPSI, Ahmad Supriyadi, SH (Wapres IV), Ferri Nuzarli, SE, SH (Wasekjend II / Ketua PC FSP KEP SPSI Karawang, Dion Untung W., S.H., M.H. Ketua PC FSP TSK SPSI Karawang, jajaran Satgas Brigade SPSI dan Anggota KSPSI dan lain-lain.

 

Ziarah ke makam Alm. Jacob Nuwa Wea merupakan agenda rutin tahunan setiap hari ulang tahun KSPSI / Harpekindo pada bulan Februari ditiap tahun, sebagai bentuk untuk mengenang jasanya dalam membangun dan membesarkan organisasi KSPSI serta Perjuangan kesejahteraan buruh Indonesia.

 

Sekilas tentang Sosok Jacob Nuwa Wea yang lahir di Flores, Nusa Tenggara Timur tanggal 14 April 1944 adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Gotong Royong era Presiden Megawati Soekarno Putri. Dimasa Beliau lahir Undang-undang Ketenaga-kerjaan / UU No. 13 tahun 2003.

 

UU No. 13 /2003 Tentang Ketenaga-Kerjaan meski masih dikritik dan dianggap ada kekurangannya di mata Buruh, namun tetap dirindukan karena dianggap jauh lebih baik dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (OMNIBUSLAW).

 

Mengenang Sang Menaker Jacob Nuwa Wea, tentu kita teringat perjalanan karirnya yang dimulai dari Pekerja dilevel bawah hingga puncak karir sebagai Anggota DPR dan Menteri tenaga kerja. Kegigihan, konsisten dan Perjuangan buruh tentu patut kita apresiasi dan tiru.

 

Menjadi seorang menteri, tidak lantas membuat bekas anggota DPR RI ini menjadi sombong. Dia tetap dikenal di kalangannya sebagai pribadi yang low profile. Ada tiga hal yang ingin dicapai oleh Jacob yaitu meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya, menegakkan supremasi hukum dengan memperjuangkan dua rancangan UU Pembinaan dan Perlindungan Ketenagakerjaan, serta Rancangan UU Penyelesaian Perselisihan Industrial. Soal transmigrasi dan pengungsi yang kini menjadi lahan garapannya, dia berpendapat, pengungsi akan dipulangkan ke daerah asal.


Perjuangan, pemikiran dan gagasan besar Jacob Nuwa Wea untuk membela dan mensejahterakan buruh tidak berhenti tapi terus berlanjut dan estafet kepemimpinan mengalirkan darah perjuangan kepada Presiden KSPSI sekarang Andi Gani Nenawea, S.H., M.H., ditangannya nasib buruh digantungkan, semoga Amanah sesuai slogan Hidup Buruh. ---- (3ONO).





 

 

 

 



Posting Komentar

0 Komentar